SEKILAS INFO
25-11-2020
  • 2 bulan yang lalu / Masa New Normal Pandemi COVID 19 Pendidikan di SMAN 1 Banjar Agung menerapkan protokol kesehatan
  • 6 bulan yang lalu / PENDAFTARAN ONLINE SISWA BARU SMAN 1 BANJAR AGUNG TAHUN PELAJARAN 2020-2021 https://ppdb.sman1banjaragung.sch.id
  • 6 bulan yang lalu / Pengumuman Kelulusan Siswa Siswi Sman 1 Banjar Agung Tahun Pelajaran 2019-2020 Dimulai Hari Ini 02 Mei 2020 Pukul 13.00 Wib
8
Feb 2020
0
MENTERI PENDIDIKAN NADIEM KARIM HAPUS UJIAN NASIONAL

Mendikbud Nadiem Hapus Ujian Nasional Mulai 2021

Jakarta, beritakarimun.com – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengumumkan Ujian Nasional (UN) akan dihapus pada 2021 mendatang. Dia menyebut Ujian Nasional yang selama ini menjadi salah satu standar kelulusan siswa akan dilaksanakan terakhir kali pada 2020.

Nadiem menyampaikan itu dalam rapat koordinasi bersama Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (11/12/2019).

“Penyelenggaraan UN tahun 2021, akan diubah menjadi Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter, yang terdiri dari kemampuan bernalar menggunakan bahasa (literasi), kemampuan bernalar menggunakan matematika (numerasi), dan penguatan pendidikan karakter,” ujar Nadiem.

Nadiem mengungkapkan beberapa pertimbangan untuk mengganti sistem Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Hal yang paling utama, sambung Nadiem, karena ujian nasional selama ini dinilai banyak bermasalah.

Nadiem mengatakan berdasarkan survei dan diskusi dari orang tua, siswa, hingga guru dan kepala sekolah disebutkan bahwa materi yang digunakan dalam UN cenderung padat. Walhasi, para siswa hanya berfokus pada penghafalan materi bukan kompetensi.

Tak hanya itu, Nadiem juga menyebut UN yang digelar di akhir jenjang sekolah banyak membuat siswa cenderung stres.

“Bagi banyak sekali siswa guru dan orangtua, sebab sebenarnya ini jadi berubah sebagai indikator keberhasilan siswa, sebagai individu padahal maksudnya UN adalah untuk asesmen sistem pendidikan, Yakni sekolahnya maupun geografi maupun sistem pendidikannya secara nasional. Dan UN ini hanya menilai satu aspek saja yakni kognitifnya,” kata Nadiem.

Dalam kesempatan itu, Nadiem juga menjelaskan soal Asesmen Kompetisi Minimum yang akan menjadi pengganti ujian nasional tersebut.

Dia mengklaim sistem tersebut kelak tak tak hanya menilai siswa, juga mampu memetakan sekolah berdasarkan pada kompetensi materi yang diujiankan.

“Asesmen Kompetensi Minimun, adalah kompetensi yang benar-benar minumum di mana kita bisa memetakan sekolah dan daerah berdasarkan kompetensi minimum apa itu materinya. Materinya yang bagian kognitif ada dua. Satu adalah literasi dan kedua adalah numerasi,” ujar Nadiem.

Sebelumnya, soal Ujian Nasional untuk menentukan kelulusan siswa di akhir masa sekolah menjadi perdebatan. Tingkat destruksi seperti pada pengaruh mental hingga tujuan pembelajaran membuat pemerhati pendidikan menuntut ujian nasional dihapuskan.

Kontak









Data Sekolah

SMA NEGERI 1 BANJAR AGUNG

NPSN : 10814626

Jl. Moris Jaya, Unit 3
KEC. BANJAR AGUNG
KAB. TULANG BAWANG
PROV. LAMPUNG
KODE POS 34682

Link Partner

TUBAKAB Dapodik smansa tuba